![]() | Hi guest |
Hari Jumat tanggal 17 Juli 2009, datang sebuah paket ke kantor saya. Isinya Lancome Oscillation Mascara, produk terbaru dari Lancome. Bagi member dan reader loyal Fasity, pasti sudah tahu kalau Lancome adalah salah satu brand favorit saya.
Karenanya saat dihubungi oleh pihak Lancome untuk mereview produk terbarunya, saya sanggupi dengan satu syarat, saya akan menuliskan hasil review secara jujur dan apa adanya. Tidak ada imbalan pribadi dan tidak ada manipulasi dalam pemakaian dan hasil foto. Syarat tersebut disetujui dan mulailah saya mencoba produk tersebut. Seperti biasa, saya baru akan menuliskan review setelah mencoba beberapa kali pemakaian da pembuktian :). Jadi review ini turun sedikit terlambat.
Anyway, sebagian dari anda mungkin sudah mengetahui produk ini, terutamanya anda yang sering membeli majalah fashion dan beauty luar negeri. Namun sebagian dari anda mungkin belum mengetahuinya. Secara singkat, Oscillation Mascara adalah mascara yang membuat getaran secara berulang, dengan menggunakan sebuah motor kecil dan baterai. Idenya adalah, dengan getaran tersebut, anda tidak perlu lagi melakukan gerakan zig zag saat mengenakan mascara, dan dengan getaran tersebut juga mengurangi timbulnya gumpalan - gumpalan pada bulu mata, sekaligus menciptakan helaian bulu mata yang lentik.
Lancome meng-claim bahwa mereka telah mendengarkan lebih dari 2200 wanita dari setiap etnis di dunia dan melakukan lebih dari 550jam wawancara dan mempelajari 4800 foto bulu mata, dalam memproduksi dan mengembangkan inovasi mascaranya.
Anyway, saya tidak berminat menjelaskan secara teknis dan scientific (untuk penjelasan ini anda bisa googling dan mengecek di blog lain), karena yang terpenting tentunya adalah hasil akhirnya ;) hehehe. Jadi kita mulai reviewnya:
Packaging
Pertama kali saya membuka packagingnya, saya merasa agak kecewa. Tubenya standar sekali, nothing fancy. Padahal sebelumnya Lancome sudah membuat inovasi pada packagingnya dengan bentuk melengkung dll.

Tombol yang digunakan untuk menggerakkan motor langsung terlihat. Tombolnya terbuat dari bahan yang lembut dan cukup sensitif. Dengan sedikit tekanan, motor akan bergerak. Namun karena saya belum melepaskan plastik segel untuk baterainya, maka motor belum bergerak meski saya tekan.
Product
Saya sudah pernah mencoba beberapa mascara getar dari beberapa brand lainnya sebelum ini. Karenanya ekspektasi saya tidak terlalu tinggi seperti waktu pertama kali saya melihat produk sejenis dari brand lain. Waktu itu saya pikir prinsip getarnya akan seperti sikat gigi getar, di mana bulu sikatnya akan bergetar dan kita cukup menggeser tangan ke kanan dan ke kiri saja tanpa perlu menggoyangkan maju - mundur lagi. Tapi ternyata tidak seperti itu. :D Hehehe... Getarannya sangat halus, dan bisa saya katakan hanya terasa di bagian motornya saja. Di bagian bulu mata tidak terasa sama sekali. Saya bahkan tidak bisa melihat tangkai kuas mascaranya bergerak, dan tentunya kita masih harus menggerakkan kuas mascara tersebut ke kanan dan ke kiri untuk bisa melihat hasil yg bagus.
Itu juga yang terjadi pada Lancome Oscillation Mascara ini. Getarannya hanya di ujung tube tempat motor penggerak berada. Sisanya tidak terasa. dan terus terang, saya setuju dengan banyak blogger fashion dan member forum internasional yang mengatakan bahwa efek getaran itu hanya sekedar gimmick marketing saja. Tidak ada perbedaan yang terlalu jelas yg dibuat oleh getaran itu, karenanya masalah getar - menggetar itu kita tinggalkan saja, kecuali anda suka merasa geli - geli lucu di jari anda saat sedang memakai mascara :D.
Yang menyita perhatian saya justru adalah bentuk dan tekstur dari kuas mascara yang digunakan di Lancome Oscillation Masacara ini. Bentuk kuasnya yang runcing dan pendek dengan jarak yang jarang, serta teksturnya yg lentur seperti rubber, mengingatkan saya pada mascara Rimmel (yg sayangnya tidak atau belum masuk di Indonesia). Jenis kuas ini adalah JAMINAN MUTU untuk mendapatkan hasil bulu mata yang lentik dan panjang!

Mengapa? Sebagai gambaran, yang terjadi pada kuas mascara tradisional adalah, cairan mascara yg kita sapukan yang membuat lapisan pertama, tergesek dan terangkat kembali oleh bulu kuas saat pemakaian lapisan kedua, sehingga mascara yang sudah mulai mengering menjadi gumpalan yang menempel di helaian - helaian bulu mata.
Nah, kuas revolusi ini memperbaiki kesalahan tersebut, di mana letak bulu (kalau boleh disebut bulu karet) nya yang jarang dan bentuknya yang runcing serta efek ketebalan rubber yang tidak seperti bulu kuas, membantu mencegah cairan mascara menggumpal, membuat garis lurus yang sempurna, sehingga saat cairan sudah melapisi helaian bulu mata, pada sapuan kedua, kuas membantu mengangkat dan menambah volume pada lapisan pertama yang tentunya jadi menebalkan.
Dan betul memang itu yang terjadi saat saya mengenakannya di bulu mata saya. Bulu mata saya jadi lebih panjang dan terlihat helaiannya dengan jelas, yang berarti juga ditebalkan. Sebagai informasi, saya memiliki mata yang sipit, dengan bulu mata yang pendek, dan lipatan mata ke dalam , jadi biasanya bulu mata saya hampir tidak terlihat sama sekali. Jadi kalau bulu mata saya bisa terlihat di foto, itu saja sudah sebuah tanda yang bagus!
Ini hasil foto saya mengenakan Lancome Oscillation Mascara tanpa make up apapun.
Tampak depan:

Tampak samping:

Not bad kan? Bulu mata saya terlihat lebih panjang dan lebih tebal. Biasanya, jangan harap anda bisa melihat bulu mata saya bahkan dari jarak sedekat itu..:D.
Namun menurut saya mascara ini sedikit tidak konsisten. Saya mencoba pemakaian beberapa kali, dan tidak semuanya lancar. Ada beberapa kali terjadi gumpalan, terutama apabila mascara telah dibuka cukup lama. Misalnya saat pertama membuka dan mengenakan mascara di mata sebelah kanan, hasilnya rapih. Namun sesudahnya, saat mengenakan di mata sebelah kiri, hasilnya ada gumpalan. Lihat foto.

Saya coba zoom..
Dikenakan di mata pertama

Dikenakan di mata kedua

Terlihat kan gumpalan kecil di foto kedua? Dan saya sudah mencoba memakai secara terbalik, yaitu mengenakan sebelah kiri dulu baru sebelah kanan. Namun ya itu, kadang bagus, kadang ada sedikit gumpalan. Namun bukan gumpalan besar memang, melainkan sekedar gumpalan kecil yang bisa diangkat dengan cukup mudah.
Tekstur mascaranya sendiri cukup sticky, jadi tidak terlalu encer (yg bisa membuat belepetan saat pemakaian) dan tidak terlalu lengket (yang biasanya jadi mudah kering). Mascara juga terasa ringan saat dikenakan, mirip dengan rasa ringan saat mengenakan mascara Mavala.
Harga
Dijual dengan harga Rp 480.000/pcs, menurut saya harganya memang agak tinggi untuk mascara ini. Namun dengan adanya promo khusus member Fasity (yayy..!) yang bisa dibaca di sini, saya rasa cukup worth untuk membelinya. Terutama bagi anda yang memiliki budget, memiliki waktu yang sedikit untuk berdandan namun ingin hasil yang bagus (kuasnya jaminan hasil bagus), maka Lancome Oscillation Mascara ini bisa jadi pilihan.