Laporan Resmi Bali Fashion Week VII - Fashion Meets Art (By Vilia)

Bali Fashion Week VII yang dilangsungkan pada 22 - 25 November 2007 di Kuta - Bali, mengusung tema Fashion Meets Art. Sesuai temanya, di event ini sangat terasa sekali perpaduan antara seni dan fashion.

Mulai dari adanya patung - patung fashion dan keramik berbagai warna dan bentuk di sepanjang koridor ruang Kharisma sampai ruang Nakula di Hotel Kartika Plaza, tempat di mana exhibition dan secretariat berada, kemudian dengan adanya perwakilan teman - teman dari JFC (Jember Fashion Carnaval) yang mengusung seni dan menggabungkannya dengan fashion menjadi kostum parade yang kreatif, ditambah berbagai seni tari dan musik seperti Tarian dari Bali: Regeneration, Capoeira, musik tabuh Brazil, dan tarian India yang dibawakan oleh Eugene, cucu dari Antonio Blanco sebagai acara tambahan pada fashion show, hingga adanya street carnival yang dibuka dengan alunan gamelan Bali, serta melibatkan berbagai komunitas seni seperti seni tatoo, seni tari kejang (breakdance/ streetdance), dan lainnya.

Penggabungan seni dan fashion juga sangat terasa pada karya - karya desainer maupun brand yang mengikuti baik exhibition maupun fashion show pada Bali Fashion Week VII ini. Hampir setiap booth yang mengikuti exhibition memiliki karakter desain yang berbeda dan sangat unik. Begitupun desainer - desainer yang berpartisipasi pada event ini, hampir semuanya menunjukkan jati diri dengan karakter yang cukup kuat. Hanya sebagian yang terlihat masih mengikuti selera pasar pada umumnya dengan 'play safe'.

Dengan setting panggung fashion show berupa panggung terbuka berlatar belakang laut dan pantai, dengan dekorasi panggung yang terdiri dari 3 buah container, bertuliskan From Bali To Paris di sebelah kiri, dan From Bali To New York di sebelah kanan, diharapkan menjadi perlambang bahwa produk - produk Indonesia setelah itu dapat dieksport ke luar negeri.

Secara keseluruhan, ada sekitar 131 booth yang mengikuti exhibition,dan 23 desainer yang mengikuti fashion show baik dari dalam maupun dari luar negeri, ataupun para desainer luar yang berbasis di Bali. Event ini juga diliput oleh beberapa media dalam negeri seperti Metro TV, TVRI, dan lainnya, serta media luar negeri yang diantaranya berasal dari Jepang, UK, dan Taiwan.

Namun sepinya pengunjung pada exhibition dan kurangnya minat warga lokal untuk menghadiri event tersebut, patut dijadikan perhatian dan fokus perbaikan pada event yang akan datang. Karena meski event nya sendiri berjalan lancar, namun apabila tidak mendatangkan keuntungan yang signifikan bagi para exhibitor, tentunya keikutsertaan mereka di masa yang akan datang akan dipertanyakan.

Dan saya rasa cukup wajar apabila para exhibitor mengkhawatirkan mengenai keuntungan, karena bagaimanapun event ini merupakan event bisnis dan promosi, bukan sebuah acara sosial seperti charity.

Secara keseluruhan, rangkaian acara dan event dari Bali Fashion Week VII ini berjalan cukup mulus dan berhasil, terutama bagian fashion shownya yang menarik minat banyak orang untuk menontonnya, meskipun cukup sepi di bagian exhibitionnya. Adanya kekurangan kecil di sana sini, tidak menjadikan proses yang berjalan menjadi terhambat.

Selamat pada panitia Bali Fashion Week VII yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan event Bali Fashion Week VII - Fashion Meets Art.

0

Comments

FrenZy's picture

karyanya eksperimental

karyanya eksperimental banget yah.. seperti gambar baju2 terakhir. :)

have fun di Bali vil

http://winna-efendi.blogspot.com (my official blog)
http://kenangan-abu-abu.blogspot.com (my first novel)
http://littleblackink.multiply.com (my MP account)

vilia's picture

Iya, itu dari JFC. Mereka

Iya, itu dari JFC. Mereka memang maduin art and fashion untuk carnaval. :) Ntar ya gue post foto2 lengkapnya. Termasuk foto2 fashion shownya secara lengkap.

Simplight.NET - Your Fashion Destination
After Midnite Bag - Your Lifestyle Bag
A Human Wannabe - My MP Account